aku dan kampung halamanku
Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh.
Hai aku debby juliani mahasiswi baru di universitas IAIN pontianak, aku ingin sedikit bercerita tentang kampung halamanku, aku lahir dan dibesarkan di pulau terpencil lebih tepatnya dikecamatan tambelan, kabupaten bintan, kepulauan riau, sebuah pulau yang dikelilingi lautan. Akses ke kota harus menyebrang menggunakan kapal laut sekitar 18-20 jam,dikampung halaman ku mayoritasnya beragama islam, mata pencaharian penduduk disana nelayan. Sayur-dan kebutuhan sembako import dari kalimantan barat ( singkawang, sintete, sedau, dan pontianak) dan dari tanjung pinang ( kepri),kalau kapal tidak ada masuk pastinya disana tidak ada sayuran, masyarakat disana ada yang bercocok tanam tetapi tidak terlalu banyak, hanya beberapa sayur saja yang bisa mereka tanam.
Dikampung halamanku ada 5 SDN,1 SMPN,1 MTS,dan 1 SMAN.
ditambelan hanya bisa diakses 2 jaringan, jaringan telkomsel, dan indosat,sekarang untuk jaringan indosat tidak bisa di pakai lagi, sudah 1 bulanan ini sinyalnya hilang,berarti sekarang hanya bisa dipakai 1 jaringan saja yaitu telkomsel. Untuk jaringan internetnya hanya bisa di akses di warnet desa.
Listrik hidup dari jam 05 sore sampai jam 06:30 pagi hanya sekitar 18-19 jam,namun alhamdulilah sekarang sudah hidup 24 jam. Untuk akses kesehatan hanya ada 1 puskesmas dan alat yang tidak terlalu memadai sampai sekarang jika ada yang ingin melahirkan sesar atau sakit cukup parah pangaung dirujuk ke RS singkawang yang harus menempuh perjalanan sekitar 13 jam.
Alhamdulilah sekarang sudah ada bandara dan roro namun bertujuan tambelan - tanjung pinang.
Dikampung halamanku jalanan hanya 1 jalur tidak menggunakan helm, tidak ada juga lampu lalu lintas, tidak ada mall, hotel, dan warkop, disana banyak memiliki tempat wisata yang indah seperti pantai, pulau-pulau kecil, dan bukit.
Di kampung halaman saya juga alhamdulilah adat istiadatnya masih kuat, jika ada gubenur atau bupati datang pasti di sambut dengan meriah dan selalu di sugguhi adat tepak sirih dan memakan sirih.
Komentar
Posting Komentar